Badan Amil Zakat Nasional

PROFIL BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Admin   3 Maret 2021   10121 kali dilihat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) merupakan badan resmi dan satu-satunya yang dibentuk oleh pemerintah berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 8 Tahun 2001 yang memiliki tugas dan fungsi menghimpun dan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) pada tingkat nasional. Lahirnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat semakin mengukuhkan peran BAZNAS sebagai lembaga yang berwenang melakukan pengelolaan zakat secara nasional. Dalam UU tersebut, BAZNAS dinyatakan sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang bersifat mandiri dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Agama.

BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur adalah Organisasi Pengelola Zakat yang mempunyai tugas mengumpulkan, mendistrtibusikan dan mendayagunakan zakat sesuai dengan ketentuan agama. Hingga saat ini Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur mengalami lima kali pergantian periode kepengurusan.

Awalnya Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur bernama Badan Amil Zakat Infaq dan Shadaqah (BAZIS) yang dibentuk berdasarkan Keputusan Gubernur Provinsi Kalimantan Timur No. 81 Tahun 1986 tentang Pembentukan Badan Amil Zakat Infaq dan Shadaqah (BAZIS) berdasarkan syariat Islam dalam wilayah Provinsi DATII Kalimantan Timur.

Kemudian berubah nama menjadi Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) Provinsi Kalimantan Timur, dan saat initelah berubah menjadi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur diperkuat oleh dukungan Pemerintah, dengan terbitnya UU Nomor 38 Tahun 1999 tentang Pengelola Zakat, kemudian disempurnakan dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dengan peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 2014.